Eckhart Tolle Mengutip Yesus di Salib – Pengampunan dan Ketidaksadaran – Kebangkitan terhadap Kasih Tuhan

[ad_1]

Selama kelas daringnya dengan Oprah meninjau bab 5 dari bukunya A New Earth, Eckhart Tolle mengutip Yesus tentang pengampunan dan ketidaksadaran di antara orang-orang yang secara rohani patuh.

Tolle: "Yesus di kayu salib mengatakan itu semua ketika Dia berkata, 'Ampuni mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.' Artinya mereka tidak sadar. Jadi ketika Anda menyadari bahwa Anda secara alami memaafkan. "

Tolle menyebutkan wawasan unik ketika mengacu pada kata-kata Kristus. Yesus dapat melihat bahwa orang-orang dipengaruhi dan diatur oleh roh selain dari Roh Kudus. Karena itu Yesus dapat melihat melampaui disfungsi dan ketidak-moralan mereka. Kristus tahu mereka tidak dipimpin oleh Roh Kudus, tetapi didorong oleh roh jahat dan agenda yang ditakdirkan sendiri untuk memenuhi keinginan mereka sendiri (atau keinginan roh-roh yang menggerakkan mereka).

Tuhan yang adalah cinta tentu tidak memberi manusia roh untuk membunuh manusia yang tidak bersalah, seperti yang dilakukan orang Romawi dan orang Yahudi yang membunuh Kristus.

Yesus berkata tentang iblis, "Dia adalah seorang pembunuh sejak awal" (Yohanes 8:44). Tuhan Yesus mengenali roh orang-orang dan dipimpin oleh sering.

Yesus berkata kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, "Kamu adalah ayahmu iblis, dan keinginan ayahmu akan kamu lakukan. Dia adalah seorang pembunuh sejak awal, dan tinggal tidak dalam kebenaran, karena tidak ada kebenaran dalam dirinya. Ketika dia berbicara dusta, dia berbicara tentang dirinya sendiri: karena dia adalah pembohong, dan ayah dari itu "(Yohanes 8:44).

Yesus bahkan menegur murid-murid-Nya sendiri pada suatu kesempatan ketika mereka berpikir untuk membunuh dan membalas dendam ke dalam tangan mereka sendiri.

Ketika beberapa orang menolak Yesus, murid-murid-Nya menjadi marah dan berkata, "Tuhan, maukah Anda mengizinkan kami memerintahkan api untuk turun dari surga dan mengonsumsinya, bahkan seperti yang Elia lakukan?" (Lukas 9:54)

Yesus dengan keras menegur mereka dengan mengatakan, “Kamu tidak tahu seperti apa rohmu. Karena Anak Manusia tidak datang untuk menghancurkan kehidupan manusia, tetapi untuk menyelamatkan mereka” (Lukas 9: 55-56).

Yesus tahu dan meneladankan hati Allah kepada manusia, yang merupakan kasih dan penerimaan yang tak bersyarat. Karena itu Kristus dapat dengan penuh kasih melihat melampaui dosa manusia dan menarik mereka kepada-Nya. Ini adalah inti dari pengampunan, melihat orang melalui mata dan hati Tuhan yang pengasih.

[ad_2]