Pentingnya Tes Obat Analisis Urin

Dengan meningkatnya populasi penyalahguna narkoba dari hari ke hari, sangat penting untuk mengidentifikasi penyalahguna narkoba dan membuat mereka menjauh dari penyalahgunaan obat-obatan berbahaya. Tes obat membantu dalam mendeteksi penyalahguna narkoba dengan melacak peningkatan kadar obat terlarang dan metabolitnya pada spesimen yang disediakan. Ada banyak jenis metode pengujian obat yang menggunakan sampel seperti urin, darah, rambut, air liur atau keringat untuk mendeteksi konsentrasi obat.

Dari mereka, tes urin biasanya digunakan untuk mendeteksi penyalahguna narkoba karena harganya murah, mudah ditangani, memberikan hasil yang cepat dan kurang mengganggu (dibandingkan dengan tes darah). Tes obat urin umumnya digunakan untuk mengevaluasi penyalahgunaan obat terlarang baru-baru ini. Ini adalah proses analisis kimia yang dirancang untuk menguji tersangka menggunakan sampel urin. Dengan kemajuan ilmiah dalam metode pengujian obat, ada perkembangan pesat dalam alat tes urine komersial yang sering dapat diandalkan dan tidak mahal (umumnya biaya sekitar $ 2 hingga $ 10).

Dapat mendeteksi obat-obatan seperti alkohol, mariyuana, kokain, amphetamin dll.
Alat tes urine yang tersedia saat ini dapat mendeteksi berbagai jenis penyalahgunaan obat terlarang. Beberapa obat umum yang dapat dideteksi menggunakan tes urin adalah alkohol, mariyuana, kokain, amfetamin, opiat, benzodiazepin, ekstasi, metadon, dll.

Ketika obat dihisap atau diambil secara intravena, obat itu diserap ke dalam tubuh dan ekskresinya dalam urin dimulai hampir seketika. Deteksi obat dalam urin sebagian besar tergantung pada periode deteksi dan akan berbeda dari obat ke obat. Misalnya, alkohol dalam urin dapat dideteksi antara 6 hingga 24 jam. Penggunaan ganja dapat dideteksi dalam urin antara 2 hingga 3 hari (pada pengguna awam, dapat dideteksi hingga 30 hari); Kokain – 4 hingga 5 hari; amfetamin – 1 hingga 4 hari dan heroin – 2 hingga 4 hari.

Dapat memeriksa beberapa obat dengan kit multi-panel
Tes obat urin dapat mendeteksi peningkatan kadar obat tunggal serta kombinasi obat-obatan. Saat ini, alat uji multi-panel tersedia di pasar, yang dapat mendeteksi sejumlah obat pada satu bidikan dengan sampel urin tunggal. Alat tes urine multi panel mudah digunakan dan memberikan hasil yang akurat. Mereka memberikan hasil dalam hitungan menit yang sangat mudah dibaca. Alat tes urin Multi Panel mendeteksi obat-obatan yang biasa disalahgunakan seperti Kokain, Amfetamin, Methamphemine, Ganja (THC), Metadon, Opiat, Phencyclidine, Barbiturate, Benzodiazepine, Tricyclics, Propoxyphene dan Oxycodone dalam urin. Mereka dapat mendeteksi keberadaan hingga 12 obat dalam urin dalam upaya tunggal.

Dapat dengan mudah digunakan di rumah, sekolah dan tempat kerja
Kemudahan penggunaan dan hasil yang akurat dalam hitungan menit membuat alat tes urine lebih populer untuk digunakan di rumah, sekolah dan tempat kerja. Pengusaha dapat menggunakan alat tes urine untuk mendeteksi karyawan pada berbagai tingkatan, seperti: pengujian pra-pekerjaan – sebelum menawarkan surat pengangkatan kepada kandidat, memastikan bahwa hanya karyawan yang bebas narkoba yang masuk ke organisasi; pengujian acak – untuk mengidentifikasi karyawan yang menyalahgunakan narkoba saat ini dengan melakukan tes narkoba secara acak dengan memilih satu atau dua karyawan untuk mengikuti tes; pengujian pasca kecelakaan – untuk memeriksa apakah penyalahgunaan narkoba atau alkohol adalah alasan utama di balik kecelakaan di tempat kerja.

Demikian pula, sekolah dapat menggunakan tes urin untuk mendeteksi obat yang menyalahgunakan siswa dengan melakukan tes terjadual dan acak. Orang tua, untuk memastikan bahwa anak-anak mereka jauh dari narkoba dapat menggunakan tes ini di kenyamanan rumah mereka.

Tes narkoba membantu mengidentifikasi penyalahguna narkoba di rumah, sekolah dan tempat kerja. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang yang bersangkutan untuk melakukan tes urin, yang dianggap sebagai metode pengujian yang mudah, nyaman, dan dapat diandalkan.